RESUME
TOT (TRAINING OF THE TRAINER )
BY
SUTISNA,S.Pd.
SMP
NEGERI I CIKIJING
LANGUAGE SKILL
LISTENING
- READING RECEPTIVE THREE PHASE TECHNIC
![]() |
|||
![]() |
|||
- SPEAKING PRODUCTIVE Presentation Practice Product ( PPP )
- WRITING
Ganre ----
2 cycle --- Tiap Cycle ----ada 4 steps—( BKOF, MOT, JCOT, ICOT )







LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN ( Dalam RPP )
- Kegiatan awal
- Kegiatan Inti----PPP---BKOF,MOT,JCOT,ICOT
----Three Phase
Technic--- BKOF,MOT,JCOT,ICOT.
Ket : Presentation ; BKOF Pre : BKOF
Practice : MOT While : MOT
Product : JCOT.ICOT Post : JCOT,ICOT
Oral ---BKOF Listening-----Three Phase Technic
MOT
JCOT
Speaking -----PPP
ICOT


Written----
BKOF----Reading ----Three Phase Technic
MOT
JCOT----Writing---- PPP
ICOT
Reading
Listening Tak ada rubric, ada Pedoman penilaian
Writing
Speaking Ada Rubrik, Ada pedoman penilaian
Rubrik
harus disampaikan kepada Siswa supaya
siswa tahu.
Learning - Pre BKOF – Exploration
While – MOT – Elaboration
Post – JCOT, ICOT – Confirmation
9. Learning activities
a) Pre- activity
This
activity is done at the beginning of the lesson and meant for arousing the
students’ motivation and to focuss the students’ attention as well, so that
they can particípate actively during the lesson.
b) Whilst activity
This is the
main learning process and aimed at achieving the basic competency. This
activity is conducted interactively, inspiratively, joyfully, chalenging,
motivating the students to participate actively, and
giving
opportunities to the students to have innovation, creativity, and
selfreliance
in accordance to their talent, motivation, physical and
psychological
development. This activity is conducted systematically
through
exploration, elaboration, and conformation processes.
c) Post activity
This
activity is done to end the lesson which can be in the form of
summarizing,
evaluation, reflection, feedback , and follow up activities.
a) Preactivas
Aktivitas ini dilaksanakan pada awal pelajaran
dan karena yang dimaksud membangkitkan motivasi siswa itu dan untuk berfokus
perhatian siswa itu juga, sehingga mereka dapat particípate dengan aktip selama
pelajaran.
b) [sedang;selagi] aktivitas
Ini adalah proses pelajaran utama dan mengarah
pada meraih kemampuan yang dasar. Aktivitas ini diselenggarakan secara
interaktip, inspiratively, dengan penuh kegembiraan, chalenging, memotivasi
para siswa itu untuk mengambil bagian dengan aktip, dan memberi peluang kepada para siswa untuk
memiliki inovasi, kreativitas, dan
kepercayaan diri di dalam persetujuan kepada bakat mereka, motivasi,
secara fisik dan pengembangan
psikologis. Aktivitas ini diselenggarakan secara sistematis melalui eksplorasi, pengembangan, dan
proses-proses penyesuaian.
c) Aktivitas pos?tiang
Aktivitas ini dilaksanakan untuk berakhir
pelajaran yang dapat dalam wujud peringkasan, evaluasi, cerminan/pemantulan,
umpan balik ,dan ikut menuju aktivitas
Cara menguasai kosa kata / Mengajarkan Kosa
kata;
- Voc --- jangan dihapal
- Voc ---- Mengajarkan menggunakan Panca Indra.
Apa yang kita lihat
---terjemahkan kedalam BHS Inggris
Apa yang kita Rasa---
terjemahkan kedalam BHS Inggris
Apa yang kita
lakukan---- terjemahkan kedalam BHS Inggris
Apa yang ada dalam
lingkungan terdekat
- voc ---- Penguatan/pengkondisian/demontrasi
Cara Mengajarkan Speaking:
Contoh
Making accepting and refusing an invitation.
- Perkenalkan Ungkapan-ungkapan baku E.g Good Morning--- good morning
e.g Ajakan Can you…, Would you like to…..,
Would you mind….
2. Kelogisan ( contoh menyuruh menggunakan Verb
I e.g
sit down , dsb
3. Membuat kondisi supaya anak bicara
E.g: Bagaimana anak menerima
ajakan , Bagaimana anak menolak ajakan dsb.
Jenis Teks dalam KTSP
- Transasksional/Interpersonal --2 Skill ( Listening dan Speaking )
- Fungsional --- 4 Skill
- Monolog/Essay ---- 4 Skill
- Transaksional = To get thing done / sesuatu yang diingninkan atau transaksi jual beli.
- Interpersonal = Basa-basi / bhs gaul tujuan untuk menjaga hubungan social.
- E.g How are you ?
- Fine thank you
- Short Functional Texts = Impormative/Impormasi.
( Advertisement, Brochure, Announcement,Notice,Message, Card,Letter )
·
Monolog texts.
Tiap teks mempunyai 3 aspeks Yaitu : Sicial
Function ( SF)
Generik Structure (GS)
Language Feature (LF)
- DESCRIPTIVE
SF = Teks yang bertujuan untuk
mendeskripsikan suatu benda ,tempat atau orang tertentu
GS = 1. Identification : Pendahuluan
tentang apa dan siapa yang akan dideskripsikan.
2. Description = Berisi ciri-ciri khusus
yang dimiliki benda ,tempat atau orang
yang dideskripsikan.
LF = The simple present tense , Be (
am,is,are )
- REPORT.
Sf = Mendeskripsikan sesuatu/benda
secara Umum misalnya benda//fenomena alam
,buatan, dan social yang ada atau terjadi dilingkungan kita.
GS = 1. General classification ;
Pengantar tentang sesuatu /fenomena yang akan dibahas.
2. Description : Menerangkan sesuatu
/Fenomena yang dibahas ,meliputi bagian-bagian kualitas dan prilaku.
LF : The simple present tense, verb action
- RECOUNT.
Sf: Bercerita tentang kejadian
/peristiwa yang telah berlalu /lampau .Biasanya lebih focus pada pengalaman
lampau seseorang /penulisnya sehingga sering menggunakan subjek “ I “ dan “WE”
GS : 1. Orientation : Pendahuluan
tentang tokoh yang ada dalam cerita tersebut ,apa yang terjadi,dimana,kapan peristiwa itu
terjadi.
2. Events : jalinan peristiwa /kejadian
yang ada dalam cerita pangalaman tersebut ,bisa terdiri dari beberapa event
/Peristiwa.
3. Re-Orientation : Rangkuman /penutup
cerita
LF : Past tense, conjuction ;
Misalnya then, before, after.dll
- NARRATIVE.
SF : Bercerita tentang sesuatu yang
imajinatif atau khayalan belaka tujuan untuk menghibur pembaca.
GS : 1.
Orientation : memperkenalkan tokoh-tokoh dalam cerita ,latar dan waktu.
2. Complication : Munculnya
permasyalahan di antara tokoh-tokoh ttersebut.
3. Resolution : Masalah dapat diatasi
4. Re- orientation
LF: Past
tense. Conjunction : then, after that,
before dll
- PROCEDURE.
Sf : Menerangkan bagaimana membuat
/melakukan sesuatu berdasarkan serangkaian langkah atau kegiatan ( Steps )
GS : 1.
Aim/Goal : Dapat berupa judul.
2. Materials : bahan /alat yang
diperlukan.
3. Steps : langkah –langkah untuk
melakukan kegiatan
LF : Present
tense dapat berupa kalimat imperative.
Kata hubung temporal : First
,second,then,next,finally dll
Action verbs : : turn on, stir, cook
dll.
There are
Two kinds of dialogs :
- A Transaksional dialog is a dialog that you need to do if you want to get something done. For example to get chicken satary, you need to speak to a satary seller. If you don’t . you get hungry.
- An Interpersonal dialog is a dialog that you do simply because there is somebody around you. You talk for the sake of taking ( Basa-basi ) )
So, It can be chatting, gossiping , Etc .
KTSP
2006
BY
SUTISNA, S.Pd
PAYUNG HUKUM.
- UU NO 20 TH 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL.
- Peraturan Pemerintah No 19 Th 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.
- Peraturan Presiden No 9 Th 2005 Tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementrian Negara Republik Indonesia Sebagaimana telah diubah dengan peraturan Presiden No 62 Th 2005.
- Keputusan Presiden No 187/M Th 2004 Mengenai Pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan keputusan Presiden No 20/P Th 2005.
- Peraturan Mentri Pend Nasional No 22 Th 2006 Tentang Standar Isi Untuk Satuan Pend Dasar dan Menengah
- Peraturan Menteri Pend Nasioanl No 23 Th 2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan.
- Peraturan Menteri Pendidikan Nasioanl No 24 Th 2006 Tentang Pelaksanaan Standar Isi dan SKL
*. Peraturan Bupati Majalengka No 23 Th 2006
Tentang Pedoman tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Kab Majalengka.
8. UU RI No 14 Th 2005 Tentang Guru
dan Dosen.
*. Peraturan No 18 Th 2007 Tentang Sertifikasi bagi guru
dalam jabatan melalui Penilanaian portopilio.
*. Peraturan no 40 Th 2007 Tentang
Sertifikasi bagi Guru dalam jabatan
melalui jalur pendidikan.
*. PP No 22 Th 1999 Tentang Otonomi
Daerah. Termasuk Pendidikan.
* PP no 25 Th 2000 Tentang Pembagian
tugas , wewenang, dan tanggungjawab pemerintah pusat, dan Pemda. Termasuk
Pendidikan.
Pendekatan Kontektual
( contextual Teaching and Learning )
Pendekatan kontextual merupakan
konsep belajar yang membantu Guru mengkaitkan antara materi yang diajarkannua
dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara
pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai
anggota keluarga dan masyarakat.
Dalam kelas kontextual , Tugas Guru adalah Membantu siswa mencapai
tujuannya , maksudnya, guru lebih banyak berurusan dengan strategi daripada
memberi Informasi
Melalui CTL siswa diharapkan belajar melalui “ mengalami bukan menghapal
“
MOTTO CTL
Studens learn best by
actively constructing their own understanding
( Cara belajar terbaik adalah siswa mengkontruksikan sendiri secara
aktif pemahamannya.)
KATA KATA KUNCI
PEMBELAJARAN CTL
( REAL WORLD LEARNING )
- MENGUTAMAKAN PENGALAMAN NYATA.
- BERPIKIR TINGKAT TINGGI.
- BERPUSAT PADA SISWA.
- SISWA AKTIF, KRITIS, DAN KREATIF.
- PENGETAHUAN BERMAKNA DALAM KEHIDUPAN.
- DEKAT DENGAN KEHIDUPAN NYATA.
- PERUBAHAN PRILAKU.
- SISWA PRAKTEK BUKAN MENGHAPAL.
- LEARNING BUKAN TEACHING.
- PENDIDIKAN ( EDUCATION ) BUKAN PENGAJARAN ( INTRUCTION )
- PEMBENTUKAN MANUSIA.
- SISWA ACTING GURU MENGARAHKAN.
- HASIL BELAJAR DIUKUR DENGAN BERBAGAI CARA BUKAN HANYA DENGAN TEST.
STRATEGI PEMBELAJARAN
CTL :
- CBSA.
- PENDEKATAN PROSES.
- LIFE SKILL EDUCATION.
- AUTENTIC INSTRUCTION.
- INQUIRI BASED LEARNING.
- PROBLEM BASED LEARNING.
- COOPERATIVE LEARNING.
- SERVICE LEARNING.
7 KOMPONEN CTL :
1. KONTRUKTIVISME ( CONTRUCTIVISM ).
2. BERTANYA ( QUESTIONING )
3. MENEMUKAN ( INQUIRY ).
4. MASYARAKAT BELAJAR ( LEARNING COMMUNITY )
5. PEMODELAN ( MODELING)
6. PENILAIAN SEBENARNYA ( AUTENTIC ASSESMENT )
7. REFLEKSI ( REFLECTION )
PENGERTIAN DAN FUNGSI PORTOPOLIO
Portopolio Dalam bidang
pendidikan diartikan sebagai sekumpulan informasi pribadi
yang merupakan catatan dan dokumentasi
atas pencapaian prestasi seseorang dalam pendidikannya .
Portopolio ini sangat berguna untuk berbagai keperluan
seperti : akreditasi pengalaman seseorang, pencarian kerja, melanjutkan
pendidikan, pengajuan sertifikasi kompetensi dll.
Dalam konteks Sertifikasi Guru, Portopolio adalah : Bukti Fisik ( dokumen ) yang menggambarkan pengalaman berkarya/prestasi
yang dicapai selama menjalankan tugas
profesi sebagai Guru dalam interval waktu tertentu.
Tingkat kompetensi Guru meliputi : Kompetensi
kepribadian, kompetensi pedagogic, kompetensi social, dan kompetensi
professional.
Fungsi Portopolio dalam sertifikasi Guru dalam Jabatan adalah untuk
menilai kompetensi guru sebagai agen pembelajaran.
Penilaian portopolio Guru adalah Penilaian terhadap kumpulan dokumen
yang mencerminkan rekam jejak prestasi Guru dalam menjalankan tugasnya sebagai
agen pembelajaran.
Portopolio Guru terdiri atas 10 komponen yaitu :
- Kualifikasi Akademik.
- Pendidikan dan Pelatihan.
- Pengalaman Mengajar.
- Perencaaan dan Pelaksanaan Pembelajaran.
- Penilaian dari atasan dan Pengawas.
- Prestasi Akademik.
- Karya Pengembangan Profesi.
- Keikutsertaan dalam Forum Ilmiah.
- Pengalaman organisasi di bidang pendidikan dan Sosial.
- Penghargaan yang relevan dalam bidang Pendidikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar